Ajukan pengajuan KUR Bank Jateng di 2021
Persyaratan gaji - 6 bulan usaha berjalan minimum
Besaran bunga - Suku bunga dari 3 - 5% / bulan
Umur anda - Batas usia 21 tahun

Kembangkan Usaha dengan Program KUR Bank Jateng

 

Untuk mendukung masyarakat dengan usaha mikro, kecil, dan menengah, pemerintah meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2007. Agar bisa tersalurkan dengan baik, maka pemerintah bekerja sama dengan beberapa bank yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Salah satunya adalah KUR Bank Jateng

Program pinjaman Bank Jateng ini ditujukan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan ritel yang produktif. Plafon pinjaman yang diberikan cukup luas dengan tenor cicilan yang panjang. Dengan memanfaatkan kredit Bank Jateng, para pelaku usaha di Indonesia bisa terus termotivasi untuk semakin kreatif dan semangat dalam mengembangkan usaha mereka, sehingga akan tercipta bangsa yang lebih mandiri ke depannya. 

Syarat Pengajuan KUR Bank Jateng

Untuk bisa mendapatkan KUR Bank Jateng, maka harus memenuhi berbagai persyaratan. Pengajuan KUR BPD Jateng bisa dilakukan secara perorangan atau oleh Badan Usaha. Persyaratan yang haru dipenuhi jika mengajukan secara perorangan adalah mengisi formulir aplikasi asli, fotokopi KTP, fotokopi KTP suami atau istri (jika sudah menikah), pas foto suami atau istri (jika sudah menikah), fotokopi Kartu Keluarga, dan surat keterangan usaha atau SIUP. 

Sementara syarat yang harus dipenuhi jika mengajukan KUR sebagai Badan Usaha adalah formulir aplikasi asli yang sudah diisi, surat keterangan usaha atau SIUP, akta pendirian dan akta perubahan, fotokopi KTP pengurus organisasi, fotokopi NPWP, dan laporan keuangan organisasi selama 3 bulan terakhir. Sementara beberapa dokumen lain yang harus disiapkan berkaitan dengan organisasi saat mengajukan pinjaman BPD Jateng adalah fotokopi SHM dan SPPT terakhir, fotokopi denah lokasi usaha, serta taksiran harga tanah dan bangunan. 

Kenali Dua Produk KUR Bank Jateng

Di tahun 2021 tersedia 2 produk KUR dari Bank Jateng, yaitu KUR Mikro dan KUR Ritel. KUR Mikro adalah kredit usaha yang ditujukan bagi pemilik usaha mikro dan kecil. Plafon yang diberikan maksimal berjumlah Rp 25 juta dengan pilihan tenor pinjaman mulai dari 3 tahun sampai 5 tahun. Sementara produk yang kedua adalah KUR Ritel, yang ditujukan sebagai modal usaha dan investasi bagi pemilik usaha ritel yang produktif dengan plafon mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta. 

Angsuran Bank Jateng untuk KUR Ritel ini bisa dilakukan selama 5 tahun, baik untuk modal usaha maupun investasi. Suku bunga yang diberikan kepada nasabah termasuk ringan, yaitu 6% hingga 7% per tahun. 

Cara Mengajukan KUR Bank Jateng

Untuk mengajukan KUR Bank Jateng, nasabah bisa langsung mendatangi kantor cabang Bank Jateng terdekat. Sangat disarankan untuk langsung membawa semua dokumen yang dicantumkan dalam persyaratan agar pengajuan bisa langsung diproses dan tidak perlu kembali lagi ke bank di hari lainnya. Nasabah akan dibantu sepenuhnya oleh petugas bank selama proses pengajuan di bank, mulai dari penjelasan produk, tenor, suku bunga, dan lain-lain. Gunakan kesempatan ini untuk berkonsultasi memilih produk yang paling tepat untuk Anda. 

Jika sudah menetapkan pilihan, maka nasabah akan diminta mengisi formulir. Jika sudah selesai, serahkan formulir serta persyaratan yang dibutuhkan, petugas Bank Jateng akan memverifikasi data terlebih dahulu. Proses ini biasanya butuh beberapa hari kerja. Jika sudah disetujui, pihak bank akan menghubungi nasabah untuk proses tanda tangan kontrak pinjaman. Di hari dan jam yang sudah ditentukan tersebut, nasabah bisa langsung datang untuk pencairan dana. Proses pun selesai. 

Pinjaman Selain KUR Bank Jateng 

Selain KUR, Bank jateng juga menyediakan produk pinjaman lainnya. Salah satunya adalah Personal Loan yang merupakan pinjaman Bank Jateng untuk karyawan perusahaan, profesional maupun para pelaku wirausaha. Plafon kredit tersedia hingga Rp 1 Miliar dengan tenor hingga 15 tahun. Produk pinjaman selain KUR Bank Jateng lainnya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR), yang dananya bisa digunakan untuk pembelian tanah, rumah , pembangunan, hingga renovasi. Ada juga Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk mencicil kendaraan roda 2 atau 4. Kendaraan yang dipilih bisa dalam keadaan baru maupun bekas.