Ajukan permohonan untuk beberapa bank secara bersamaan - ini akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan persetujuan cepat

Waspada Pinjam Uang Online, Ini Resiko yang Akan Membayangi Anda

 

Hadirnya layanan pinjam uang online, seperti kita semua ketahui, merupakan angin segar bagi mereka-mereka yang membutuhkan kredit dalam waktu singkat. Buktinya, sejak beberapa tahun terakhir, semakin banyak aplikasi keuangan yang muncul dan bisa kita unduh dengan bebas di perangkat seluler kita untuk kemudian digunakan sebagai cara mencari pinjaman berupa uang tunai. Aplikasi FinTech seperti ini menawarkan banyak sekali keuntungan, seperti proses yang sangat mudah, waktu pencairan dana yang cepat, hingga jumlah nominal rupiah yang cukup besar yang bisa diajukan nasabah.

Namun jangan salah, karena di balik kemudahan yang ditawarkan, ada sejumlah resiko yang mungkin akan menghantui Anda sebagai nasabah pinjaman uang online. Apalagi di tahun 2021 seperti sekarang ini semakin banyak bermunculan aplikasi keuangan ilegal. Di bawah ini adalah risiko pinjaman online yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan layanan FinTech:

Bunga Pinjam Uang Online Terbilang Sangat Tinggi

Well, meskipun banyak FinTech yang mengklaim bunga mereka sangat kecil, yakni di bawah 1%, namun ada baiknya Anda berpikir ulang sebelum memutuskan pinjam uang online. Karena sekali pun bunga dari pinjaman online yang ditagihkan kepada Anda hanya 0,2% saja, perlu Anda ketahui bahwa angka itu merupakan bunga per hari. Jadi, jika tenor pinjaman Anda adalah 10 hari, maka tinggal kalikan saja 0,2% itu dengan 10 hari. Bayangkan Anda meminjam uang dalam jumlah besar dengan tenor 3 bulan, berapa bunga yang harus Anda bayarkan?

Plafon Pinjam Uang Online Tanpa Agunan di Bawah Rp 5 Juta

Ya, jika Anda ingin pinjam uang 20 juta tanpa jaminan atau bahkan pinjam uang 30 juta tanpa jaminan, aplikasi online bukanlah pilihan. Karena kebanyakan layanan pinjaman online, terutama yang melayani pinjaman tanpa agunan, plafon pinjamannya kecil, yakni rata-rata di bawah angka Rp 5 juta saja.

Resiko Kebocoran Data Pribadi Aplikasi Pinjam Uang Online

Orang-orang yang ingin pinjam uang cepat memang lebih memilih platform online karena tidak perlu melalui barisan proses yang ribet. Namun salah satu resiko dari penggunaan aplikasi pinjaman online adalah data pribadi Anda rawan bocor. Karena di setiap pengajuan, kita akan diminta untuk mengisi data-data pribadi pada form aplikasi. Selain itu, di awal kali kita mengunduh aplikasi pinjam uang online, kita akan diminta memberikan persetujuan akses data di perangkat seluler kepada pihak perusahaan. Jadi, bukan tidak mungkin mereka menggunakan data-data kita untuk keuntungan mereka.

Ada Biaya Admin Pinjam Uang hingga Denda untuk Keterlambatan Pembayaran

Tidak sedikit FinTech yang memberlakukan biaya admin kepada mereka para calon pengguna yang ingin pinjam uang tanpa jaminan atau pun dengan agunan. Biasanya jumlah biaya admin ini memang tidak besar. Namun jangan lupakan biaya denda jika Anda terlambat melakukan pelunasan pinjaman. Jumlahnya bisa sangat besar daripada ketika kita pinjam uang di bank atau pinjam uang di Pegadaian. Jadi, benar-benar pastikan dahulu, apakah Anda memiliki kemampuan untuk melunasi tagihan di waktu yang telah ditentukan agar terhindar dari denda yang tinggi.

Hati-Hati Kalau Pinjam Uang di FinTech yang Belum Terdaftar OJK

Maraknya tren pinjaman online ternyata juga membuat semakin banyak layanan pinjaman online bermunculan. Untuk Anda yang sedang butuh dana tunai, ingin pinjam uang yang bisa dicicil dan mencari lembaga untuk pinjam uang tanpa riba, pastikan hanya mengajukan pinjaman di tempat yang sudah terdaftar di OJK untuk menghindari segala resiko buruk. Karena mengajukan pinjaman di lembaga ilegal sangatlah merugikan. Jadi, jangan pernah mengajukan pinjaman jika bukan di tempat pinjam uang online terpercaya.

Yang tak kalah penting ketika ingin meminjam uang, tak hanya di lembaga Fintech online, namun juga di lembaga perbankan maupun non perbankan, adalah ketika pinjam uang cicilan perbulan yang harus Anda bayarkan berapa. Hal tersebut harus menjadi pertimbangan, karena jangan sampai Anda tidak bisa membayar cicilan dan melunasi tagihan pinjaman online Anda lantaran jumlahnya lebih besar dari pendapatan bulanan Anda.

Itulah beberapa resiko yang harus diperhatikan ketika ingin pinjam uang online.